---
title: "Fact check: Aparat penegak hukum Prancis dan para pemimpin komunitas Yahudi mengonfirmasi bahwa para perusuh melakukan penjarahan dan perusakan komersial secara acak, tanpa adanya bukti terkait daftar target maupun serangan selektif terhadap toko-toko milik warga Yahudi."
description: "Aparat penegak hukum Prancis dan para pemimpin komunitas Yahudi mengonfirmasi bahwa para perusuh melakukan penjarahan dan perusakan komersial secara acak, tanpa adanya bukti terkait daftar target maupun serangan selektif terhadap toko-toko milik warga Yahudi."
url: "https://id.hasbara.co.il/facts-myths/myth-marseille-riot-business-damage"
type: "fact-check"
locale: "id"
published: "2026-10-17T09:11:00.000Z"
updated: "2026-11-03T16:32:28.944Z"
categories: ["Media"]
---

# Fact check: Aparat penegak hukum Prancis dan para pemimpin komunitas Yahudi mengonfirmasi bahwa para perusuh melakukan penjarahan dan perusakan komersial secara acak, tanpa adanya bukti terkait daftar target maupun serangan selektif terhadap toko-toko milik warga Yahudi.

*Aparat penegak hukum Prancis dan para pemimpin komunitas Yahudi mengonfirmasi bahwa para perusuh melakukan penjarahan dan perusakan komersial secara acak, tanpa adanya bukti terkait daftar target maupun serangan selektif terhadap toko-toko milik warga Yahudi.*

## Mitos

Perusuh di Marseille mendapatkan daftar tempat usaha milik orang Yahudi dan membakarnya secara sistematis sembari sengaja membiarkan toko-toko Muslim di sekitarnya tetap utuh.

## Fakta

Aparat penegak hukum Prancis dan para pemimpin komunitas Yahudi mengonfirmasi bahwa para perusuh melakukan penjarahan dan perusakan komersial secara acak, tanpa adanya bukti terkait daftar target maupun serangan selektif terhadap toko-toko milik warga Yahudi.

## Asal Usul Tuduhan Penargetan di Marseille

Pada pertengahan Oktober 2026, kerusuhan sipil berskala nasional melanda Prancis akibat melonjaknya biaya hidup dan keluhan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah, memicu ratusan ribu demonstran turun ke jalan. Meski sebagian besar aksi unjuk rasa berlangsung damai, faksi-faksi radikal marjinal serta kelompok-kelompok oportunis bentrok hebat dengan aparat kepolisian, menyerang gedung-gedung administrasi publik, dan merusak etalase kawasan pertokoan di Paris, Lyon, Limoges, serta Marseille. Di tengah kekacauan ini, sebuah rumor tak berdasar mulai menyebar di media siaran dan jejaring sosial, mengeklaim bahwa para perusuh di Marseille telah mengantongi daftar bisnis milik warga Yahudi yang telah disiapkan sebelumnya dan membakarnya secara sistematis, sembari secara sengaja melewatkan toko-toko milik warga Muslim di sebelahnya.

Klaim tersebut kian menguat menyusul komentar siaran yang menduga adanya koordinasi terencana di balik penghancuran properti komersial di kawasan pusat perbelanjaan Marseille. Unggahan di media sosial dengan cepat mengamplifikasi narasi ini, membingkai perusakan aset tersebut bukan sebagai bagian dari gelombang kerusuhan perkotaan dan kriminalitas oportunistis yang lebih luas, melainkan sebagai sebuah pogrom terencana dan terorganisasi yang ditujukan langsung kepada komunitas Yahudi di kota tersebut.

## Penghancuran Sembarangan dan Temuan Penegak Hukum

Penyelidikan resmi oleh penegak hukum Prancis serta tinjauan lapangan oleh tokoh-tokoh masyarakat segera membantah anggapan bahwa para perusuh bergerak berdasarkan daftar target atau motif sektarian. Laporan dari Prefektur Kepolisian Bouches-du-Rhône dan otoritas kota Marseille memastikan bahwa kerusakan yang terjadi di kawasan pusat kota berlangsung sporadis, oportunistis, dan membabi buta. Fasilitas komersial dijarah di sepanjang jalan utama pertokoan, termasuk Rue Paradis dan distrik-distrik niaga sekitarnya, dengan motif utama ketersediaan barang-barang bernilai tinggi dan sama sekali bukan berlandaskan latar belakang etnis maupun agama sang pemilik toko.

Berdasarkan pemberitaan seputar kerusuhan tersebut, para penjarah membobol butik-butik mewah, toko perhiasan, toserba, dan toko roti di seantero Marseille. Alih-alih menyasar para pedagang Yahudi secara selektif, perusuh justru menghantam berbagai toko eceran—termasuk sebuah butik Hermès dan sejumlah gerai ritel biasa lainnya—yang murni dipicu oleh peluang ekonomi sesaat alih-alih penargetan ideologis. Pada saat yang sama, massa perusuh melampiaskan amarah mereka pada simbol-simbol sipil: menyerang kantor polisi setempat dan sempat menerobos Balai Kota Marseille, tempat mereka merusak inventaris kota dan menyemprotkan grafiti anarkis pada dinding bangunan.

## Sikap Kepemimpinan Komunitas Yahudi dan Bantahan Resmi

Institusi komunitas Yahudi Prancis secara langsung menanggapi dan mematahkan narasi bohong tersebut. Bruno Benjamin, ketua cabang Marseille-Provence dari Conseil Représentatif des Institutions Juives de France (CRIF), menegaskan bahwa pertokoan diserang tanpa pandang bulu serta tudingan ihwal keberadaan daftar terorganisasi atau aksi pembakaran bermotif antisemitisme terbukti tidak berdasar. Organisasi pengamanan komunitas Yahudi, termasuk Service de Protection de la Communauté Juive (SPCJ), memantau ketat situasi tersebut dan mengonfirmasi bahwa kendati beberapa tempat usaha milik orang Yahudi turut terdampak oleh aksi penjarahan massal di pusat kota Marseille, mereka tidak secara sengaja ditargetkan oleh para perusuh berbekal daftar nama tertentu.

Para tokoh masyarakat dan pemerhati sipil menekankan bahwa menyamakan kerusuhan sosial yang meluas serta pencurian oportunistis dengan serangan terkoordinasi terhadap entitas bisnis Yahudi justru mengaburkan dinamika kerusuhan jalanan yang sebenarnya, sekaligus mengecilkan keseriusan ancaman antisemitisme yang nyata. Kendati otoritas Prancis tetap siaga mengantisipasi ancaman antisemitisme, catatan penegak hukum serta pemantauan sipil menyimpulkan bahwa kehancuran properti di Marseille murni akibat aksi anarki jalanan yang merugikan para pedagang dari berbagai latar belakang, dan bukan merupakan kampanye sektarian yang terencana.

## Sumber

- [nytimes.com](https://www.nytimes.com/2026/10/17/world/europe/france-protest-riots-marseille.html)
- [theepochtimes.com](https://www.theepochtimes.com/world/chaos-and-violence-grip-france-as-far-left-mobs-storm-city-halls-torch-streets-6105391)
- [foxnews.com](https://www.foxnews.com/world/limoges-town-hall-largely-lost-after-far-left-rioters-set-historic-building-fire-amid-french-unrest)
- [breitbart.com](https://www.breitbart.com/europe/2026/10/17/france-rioters-clash-with-police-torch-lyon-tourism-office-break-into-marseille-city-hall/)
- [ft.com](https://www.ft.com/content/bcb6c27a-f082-4867-ade4-ae6eb757b780)
